Cari di blog ini

Memuat...

Followers

16 Juli 2015

[ Baca Selengkapnya... ]

08 Maret 2013

Klub DAST

Dewata Auto Sport Team

[ Baca Selengkapnya... ]

13 Januari 2012

Modifikasi Suzuki Satria 2004 Euro Tracker


Siapa bilang modifikator bali tidak bisa membuat motor yang berkualitas? Buktinya motor yang satu ini bisa dibilang sangat layak untuk bersaing di kancah nasional sekalipun. Motor yang berbasis suzuki satria dua ribu empat ini milik nang pacung, seorang mania modifikasi yang tergabung dalam klub g-p-s racing bali. Biar tampil beda, nang pacung memodifikasi konsep euro fighter dengan ubahan pada sektor under cariege mengacu pada konsep bobber yang macho, sehingga menghasilkan konsep euro tracker.


Untuk mewujudkan konsepnya ini, sejumlah sektor pun dirombak total. Rangka asli didesain ulang, kemudian dipasangi body baru yang terbuat dari bahan serat fiber, dengan garis body bersudut tiga dimensi. Untuk penggerak roda belakang menggunakan belt drive mechanisme menggantikan sistem rantai konvensional. Timing belt menggunakan belt lebar lima senti meter layaknya motor besar.
Untuk detail kaki-kaki, ban depan-belakang menggunakan ban besar shinko, velg belakang mobil xenia berdiameter empat belas inchi. Untuk swing arm belakang—arm asli ditekuk kemudian dikondom dengan fiber. Monoshock belakang menggunakan kitaco. Bagian ruji menggunakan model big spoke, dimana menggunakan tiga puluh enam jeruji rapat berdiameter besar, berpenampang baut dua belas. Fork depan menggunakan model upside down variasi. Piringan cakram dipilih keluaran p-s-m, dua di bagian depan dan satu di roda belakang. Master rem menggunakan nissin, kaliper depan k-t-c radial mount dan kaliper belakang racing.
Aksesori lainnya, setang top secret dipadukan dengan handle nissin. Sektor lampu, head lamp menggunakan suzuki satria f-u yang ditutup kedok fiber ala robot. Untuk stop lamp menggunakan kosso. Disamping itu motor ini juga dipasangi side lamp dari fog lamp variasi mobil.
Pijakan kaki atau footstep menggunakan foot step standar t-s, sektor delta box dan knalpot variasi dipermanis dengan sepuhan cat wringkle yang biasanya dipergunakan pada motor besar. Sektor mesin juga terlihat rapi dengan penambahan sebuah filter udara kosso.

Untuk mewujudkan sebuah motor yang perfeksionis, nang pacung asal banjar tengah, tegal dharmasaba menyerahkan penggarapan motornya ini pada empat modifikator yang berbeda. Untuk pengerjaan kaki-kaki dikerjakan oleh gung dharma dari triceratops custom, pengerjaan braket cakram depan dan pegangan cover body dipercayakan pada koyo s-h-m dari klub jumiwa. Sementara untuk pengerjaan printstripes diserahkan pada bagoes customise, perakitan dan pengecatan diserahkan pada nang andy dari g-p-s paint work yang beralamat di jalan perang lukluk darmasaba. Total pengerjaan modifikasi ini memakan waktu empat bulan. Selain meraih predikat the best black bike, motor ini juga meraih predikat the killer look dalam ajang kontes black motodify dua ribu sebelas.




[ Baca Selengkapnya... ]

02 November 2011

Safari Jeep Club Tirtayatra dan Baksos ke Pulau Menjangan


Safari Jeep Club merupakan sebuah klub otomotif di Bali yang beranggotakan kalangan pecinta kegiatan petualangan di alam bebas dengan menggunakan mobil berpenggerak empat roda dari segala jenis merk pabrikan. Klub ini didirikan 2 tahun silam, tepatnya 7 Nopember 2009. Saat ini anggota SJC telah berjumlah 73 orang dari berbagai kalangan di Bali.
Tujuan pendirian SJC, selain sebagai wadah bagi pecinta dan penggiat 4X4 di Bali, juga mengemban misi sosial dan peduli terhadap lingkungan. Serangkaian HUT nya yang kedua, klub SJC menggelar sejumlah kegiatan. Salah satunya telah dilaksanakan 29-30 Oktober 2011 lalu, yakni “Menjangan Island Society Camp”.



Kegiatan Menjangan Island Society Camp ini diikuti tak kurang dari 22 mobil anggota Safari Jeep Club. Peserta mengambil start di Pura Jagatnatha Denpasar. Kemudian menuju Tabanan. Di Tabanan. Rombongan melakukan bakti sosial dengan menyerahkan sejumlah bantuan di panti asuhan di SLB Pesiapan. Selanjutnya rombongan juga melakukan kegiatan penyerahan bantuan di sebuah yayasan di Melaya.

Di Pulau menjangan. Rombongan Safari Jeep Club kembali melakukan kegiatan bakti sosial yakni mengumpulkan sampah plastik yang ada di sekitar lokasi kegiatan. Selanjutnya rombongan off-roader ini melakukan kegiatan tirtha yatra berupa persembahyangan di Pura Prapat Agung Segara Rupek, Segara Madu dan di Pura Menjangan.
Puncak perayaan hari jadi Safari Jeep Club akan dilaksanakan dalam sebuah acara bertajuk SJC 2nd Anniversarry Off Road Camp 2011. Rencananya kegiatan ini akan berlangsung 12-13 Nopember mendatang bertempat di Bali Outbound Farm (BOF). Baturiti–Bedugul. Acara ulang tahun safari jeep club akan diisi dengan kegiatan Family Camping bagi anggota SJC/ SJC member 4x4 Off Road Competition (Night Off Road) dan juga Bali Club 4x4 Off Road Competition.


by : eka_btv




[ Baca Selengkapnya... ]

05 Agustus 2011

SHC BALI 2ND FUN RACE OPEN


Puluhan mobil remote control, atau R/C, adu kebut di ajang SHC Bali fun Race Open yang berlangsung di sanur. Kejuaraan kali ini melombakan kelas sedan jenis elektrik, di sirkuit yang didesain layaknya sirkuit F1. Sanur hobi club atau SHC Bali, merupakan komunitas penggemar mobil remote control yang ada di wilayah sanur. Komunitas yang baru terbentuk awal tahun dua ribu sebelas ini, biasanya ngumpul dan melakukan latihan bersama di sebuah sirkuit yang dibuat di bekas pertokoan Sarinah Sanur. Nah untuk menampung animo anggota komunitas SHC di bidang mobil remote, maka dibuatlah seri ajang kejuaraan yang diberi nama SHC Bali Fun Race Open. Seri pertama kejuaraan ini telah di dilaksanakan bulan juni lalu, dan di penghujung bulan juli kembali digelar seri yang kedua.


Menurut salah seorang panitia kejuaraan, Bimo, untuk kejuaraan ini dibatasi pada kelas yang melombakan speed, khusus untuk mobil jenis sedan dengan penggerak elektrik. SHC Bali Fun Race Open diikuti 18 peserta semuanya dari lokal Bali.
Dalam kejuaraan ini peserta dibagi dalam 3 grup dimana setiap peserta harus mengikuti babak qualifikasi sebelum bisa lolos ke final. Babak qualifikasi sendiri terdiri dari 6 heat, dimana setiap heat berlangsung selama 6 menit. Setiap peserta juga harus mematuhi sejumlah regulasi yang telah ditentukan panitia.
Sebelum mengikuti lomba ini, sejumlah persiapan dilakukan peserta mulai dari persiapan mobil hingga persiapan fisik peserta. Dalam menyiapkan mobil yang akan berlaga, settingan mobil seperti ban dan shockbreaker mutlak harus diperhatikan. Sementara untuk meningkatkan skill, peserta harus berlatih menggunakan remote control, agar laju mobil sesuai dengan kehendak pengemudinya.
Panjang lintasan sirkuit dalam ajang SHC Bali fun Race Open mencapai 36 meter dengan lebar 11 meter. Biasanya satu putaran sirkuit atau satu lap, mampu ditempuh peserta dalam waktu 14 -17 detik. Kecepatan mobil yang cukup tinggi dan tikungan yang tajam membuat sejumlah mobil bertabrakan, sehingga tak jarang mobil peserta mengalami kerusakan. Menurut panitia kejuaraan, keberadaan sirkuit sudah hampir lima bulan, dan layout-nya diubah setiap ada kejuaraan. Rencananya hingga akhir tahun ini akan digelar 6 seri kejuaraan.

[ Baca Selengkapnya... ]

komentar

Loading...

Advertisers

 
This Blog is proudly powered by Blogger.com | Template by Angga LP * modified by eka DOT